Rabu, 07 Desember 2011

Soal Sosiologi - MOBILITAS SOSIAL





Latihan Soal Sosiologi
MOBILITAS SOSIAL


1.      Nyonya Yanti mengajar di sebuah SMU Negeri, Tresna anak bungsunya mengajar di SMU Swasta. Kasus tersebut merupakan contoh mobilitas sosial.....(02)
  1. horizontal intragenerasi
  2. horizontal antargenerasi
  3. vertikal naik intragenerasi
  4. vertikal naik antargenerasi
  5. vertikal turun antargenerasi
2.      Mobilitas sosial dalam bentuk pergantian pemimpin politik secara demokratis dapat menimbulkan dampak terjadinya konflik sosial antara .....(02)
  1. pemerintah dan masyarakat
  2. partai politik peserta pemilu
  3. partai dan organisasi sosial
  4. tokoh-tokoh masyarakat
  5. pendukung partai pemerintah
3.      Perhatikan pernyataan dibawah ini :
  1. Hamid dulu miskin sekarang kaya
  2. seorang polisi yang sedang menginterogasi pemuda yang terlibat narkoba
  3. seorang guru Bahasa Inggris yang tengah memberikan sanksi kepada siswanya yang nakal
  4. Chaerul warga negara Indonesia pindah menjadi warga negara Malaysia
Diantara pernyataan diatas yang tergolong lepada mobilitas vertical dan mobilitas horizontal ádalah …..(03)
  1. 1 dan 2                                    D. 2 dan 3
  2. 1 dan 3                                    E. 3 dan 4
  3. 1 dan 4
4.      Perhatikan beberapa saluran mobilitas social dibawah ini :
  1. Ikatan Kamar Dagang dan Industri Nasional memeiliki tata kerja yang mantap
  2. gaya hidup selebritis berbeda dengan gaya hidup pejabat
  3. kelulusan siswa SMA yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi
  4. Alih profesi dari seorang karyawan menjadi pedagang
  5. kenaikan pangkat pegawai negeri sipil dan TNI
Diantara kelimanya yang termasuk saluran mobilitas vertikal adalah....(04)
A.     1 dan 2                        D. 4 dan 5
B.     2 dan 4                        E. 5 saja
C.     3 dan 5
5.      Bapak Ferry bekerja sebagai penarik becak. Ia tidak bias membaca dan menulis. Namur, ia telah berhasil mendidik anaknya memperroleh gelar kesarjanaan di bidang ekonomi. Dalam hal ini telah terjadi mobilitas ….(04)
  1. vertical antargenerasi
  2. vertical horizontal
  3. horizontal antargenerasi
  4. horizontal intragenerasi
  5. vertical intragenerasi
6.      Sebagian masyarakat di Banten dan sekitarnya dahulu sumber mata pencahariannya bertani, saat sekarang masyarakatnya mencari kehidupan dari berbagai sektor. Hal ini merupakan contoh konkret ….(05)
  1. Mobilitas vertical naik
  2. Mobilitas vertikal
  3. Mobilitas antarkelas
  4. Mobilitas intragenerasi
  5. Mobilitas antargenerasi
7.      Pengertian mobilitas sosial adalah....(06)
  1. perpindahan posisi seseorang atau kelompok dari strata satu ke strata lainnya
  2. peraturan mengenai kehidupan kelomok sosial
  3. perpindahan dari desa ke desa lainnya
  4. pola perilaku tertentu yang mengatur organisasi
  5. pola-pola tertentu yang mengatur perilaku manusia
8.      Faktor utama yang mendorong kelompok masyarakat miskin untuk melakukan mobilitas sosial yaitu .....
  1. status sosial
  2. keadaan ekonomi
  3. keterbatasan dana
  4. pendidikan rendah
  5. mencari lapangan pekerjaan
9.      Transmigrasi dan urbanisasi merupakan gerak sosial....
  1. antargenerasi
  2. intragenerasi
  3. vertikal
  4. geografis
  5. horisontal
10.  Salah satu faktor yang mendorong terjadinya mobilitas sosial adalah.....
  1. perbedaan ras
  2. perbedaan jenis kelamin
  3. komunikasi yang bebas
  4. urbanisasi
  5. diskriminasi kelas
11.  Perhatikan pernyataan berkut :
  1. perbedaan ras dan agama
  2. kemiskinan
  3. perubahan kondisi sosial
  4. ekspansi teritorial
pernyataan yang merupakan faktor penghambat terjadinya mobilitas sosial adalah pernyataan.....
  1. 1 dan 2                        D. 2 dan 4
  2. 1 dan 3                        E. 3 dan 4
  3. 2 dan 3
12.  Pada masyarakat yang menganut sistem kasta, mobilitas sosial vertikal sangat tidak mungkin terjadi karena kriteria yang digunakan dalam pelapisan sosialnya adalah....
  1. Kekayaan                    D. keturunan
  2. Kehormatan                 E. kekuasaan
  3. keahlian
13.  Perhatikan pernyataan berikut !
  1. konflik antar kelas
  2. perubahan tingkah laku
  3. perubahan standar hidup
  4. penyesuaian kembali
Pernyataan yang merupakan konsekuensi dari mobilitas sosial adalah nomor.....
  1. 1 dan 2                        D. 2 dan 3
  2. 1 dan 3                        E. 3 dan 4
  3. 1 dan 4
14.  Cara mobilitas vertikal naik yang berkaitan dengan semangat kerja adalah....
  1. bekerja keras              
  2. hidup hemat
  3. bergotong royong
  4. pindah tempat tinggal
  5. mengganti nama
15.  Peningkatan kualitas bangsa adalah mobilitas sosial yang dapat dilakukan dengan saluran mobilitas tertentu, yaitu .....
  1. angkatan bersenjata
  2. lembaga keagamaan
  3. organisasi politik
  4. organisasi ekonomi
  5. lembaga pendidikan
16.  Salah satu bentuk utama dari perilaku kolektif yang menunjukan sikap menolak atau menunjang suatu perubahan dalam masyarakat disebut .....
  1. mobilitas sosial
  2. gerakan sosial
  3. peranan sosial
  4. gerak sosial
  5. tindakan sosial
17.  Mobilitas intragenerasi adalah mobilitas yang terjadi pada:
  1. keluarga
  2. kelompok
  3. tingkat pekerjaan
  4. tingkat pendidikan
  5. status
18.  Berikut merupakan saluran mobilitas sosial yang terdapat dalam masyarakat, kecuali .....
  1. pendidikan
  2. politik
  3. ekonomi
  4. pengalaman
  5. perkawinan
19.  Seseorang akan melakukan mobilitas apabila.....
  1. dirasakan harus ada perubahan
  2. terdapat pengawasan yang terlalu ketat
  3. dapat menciptakan suatu kerukunan
  4. memudahkan untuk melakukan interaksi
  5. tinggal di lingkungan masyarakat yang homogen 
20.  Mobilitas sosial pada masyarakat modern cenderung dinamis karena masyarakatnya....
  1. senang berkonflik
  2. menghargai etika kehidupan
  3. cenderung sekuler dan apatis
  4. dituntut memiliki keahlian
  5. cenderung memiliki sikap terbuka terhadap perubahan dan lingkungan sosialnya heterogen
semoga bermamfaat...!
by: megi darma putra


Jumat, 02 Desember 2011

.::HIRAGANA::.

Apa itu hiragana?

Hiragana adalah alfabet fonetis dasar di bahasa Jepang. Seluruh huruf hiragana melambangkan semua suara yang muncul di bahasa Jepang. Jadi, sebetulnya bisa saja bahasa Jepang ditulis hanya dengan hiragana. Namun, karena spasi tidak digunakan di bahasa Jepang, menggunakan hiragana saja akan menghasilkan kalimat yang susah dibaca. Di bawah terdapat tabel hiragana beserta pelafalannya. Cara membaca tabelnya adalah dari atas ke bawah dan dari kanan ke kiri, sama seperti cara membaca banyak buku bahasa Jepang (termasuk komik). Di bahasa Jepang, menulis guratan-guratan dari suatu huruf dengan urutan dan arah yang benar sangatlah penting. Karena tulisan tangan sedikit berbeda dengan tulisan cetak (sebagaimana huruf 'a'), kamu perlu mencari sumber seperti situs atau buku yang mengajarkan cara menulis huruf-huruf tersebut. Perlu juga saya tekankan bahwa kamu harus mempelajari pengucapan yang benar dari huruf-huruf tersebut. Karena semua kata di bahasa Jepang disusun dari suara-suara tersebut, salah mengucapkan suatu huruf akan merusak fondasi terdasar pelafalan kamu.

Tabel Hiragana 1
n w r y m h n t s k   

(n)
a
  ゐ*  
(chi)

(shi)
i
  
(fu)

(tsu)
u
  ゑ*   e
  o
* = usang (tidak dipakai lagi)
Hiragana tidaklah terlalu susah, sehingga ada banyak situs dan program gratis yang mengajarkannya. Saya sangat menyarankan kamu pergi ke situs ini untuk mendengar pelafalan tiap hurufnya. Bagian yang relevan adalah 2.1 sampai 2.11. Saya juga menyarankan kamu merekam suaramu sendiri dan membandingkannya dengan suara yang benar.
Saat berlatih menulis hiragana, jangan lupa bahwa urutan dan arah penulisan guratannya tidak boleh semaunya sendiri. Lihat, saya bahkan membuat tulisannya miring, digarisbawahi, dan ditebali untuk menekankan hal tersebut. Percayalah, kamu akan menemukan bahwa hal tersebut memang penting saat membaca tulisan tangan terburu-buru orang lain yang mirip cakar ayam. Satu-satunya hal yang akan membantumu adalah bahwa setiap orang menulis hiragana dengan urutan guratan yang sama, sehingga "aliran" garis-garisnya konsisten dari satu orang ke orang lain. Saya sangat menyarankan bahwa kamu mempelajari cara menulis yang benar sejak awal untuk menghindari kebiasaan menulis yang salah. Kunjungi situs ini untuk melihat animasi cara menulis tiap huruf.
Beberapa contoh kata yang bisa kamu tulis dengan huruf-huruf pada tabel di atas adalah 「あい」 (cinta), 「うつくしい」 (indah), うたう (bernyanyi), dan 「たかはし」 (salah satu nama keluarga yang umum di Jepang).
※ Sebagai pengetahuan, ada puisi Jepang kuno bernama 「いろは」 yang dulunya dijadikan dasar untuk mengurutkan huruf-huruf hiragana. Puisi itu memuat setiap huruf hiragana kecuali 「ん」 karena mungkin pada waktu itu belum ada. Kamu bisa melihat puisi tersebut di artikel Wikipedia ini. Seperti yang ditulis di artikel tersebut, kadang-kadang urutan "iroha" ini masih dipakai, jadi tidak ada salahnya melihat-lihat.
Catatan
  1. Kunjungi situs ini untuk mendengar pelafalan setiap huruf hiragana. Berkas-berkas suaranya ada mulai dari 2.1 sampai 2.11. Kalau kamu tidak bisa mendapatkan berkas suaranya, ikuti panduan membacanya di bawah.
  2. Kecuali 「し」、「ち」、「つ」、「ふ」dan 「ん」、 kamu bisa tahu bagaimana suatu huruf dibunyikan dengan memasangkan konsonan yang ada di atas tabel dengan vokal yang ada di kanan tabel. Sebagai contoh, 「ま」 (konsonan "m", vokal "a") dibaca "ma" dan 「き」 (konsonan "k", vokal "i") dibaca "ki".
  3. Sebagaimana tertulis di tabel, beberapa suara memiliki perkecualian. Sebagai contoh, 「ち」 dibaca "chi" bukan "ti" dan 「つ」 dibaca "tsu" bukan "tu".
  4. 「し」 dibaca seperti "syi" pada "syirik"
  5. 「ち」 dibaca seperti "ci" pada "cicak"
  6. Suara "r" di Jepang tidak sama dengan suara "r" di bahasa Indonesia. Getarannya lebih halus, dan berada di antara suara "l" dan "r"-nya bahasa Indonesia. Hati-hati dengan pelafalan semua huruf di kolom tersebut.
  7. Vokal "e" di Jepang terdengar seperti suara "e" pada "enak" dan BUKAN seperti pada "elus". Jadi sebagai contoh, へ dibaca seperti "he" pada "heran" dan BUKAN seperti pada "helai".
  8. Camkan baik-baik beda pelafalan antara "tsu" dengan "su".
  9. Suara "t" pada 「つ」 akan menempel pada huruf yang mendahuluinya. Sebagai contoh, 「まつ」 (menunggu) dibaca "mat-su".
  10. Huruf 「ん」 bersifat khusus karena jarang digunakan sendiri dan tidak memiliki suara vokal. Huruf tersebut ditempel di belakang huruf lain untuk membuat suara mati "n". Sebagai contoh, 「て」 dibaca "te" sehingga 「てん」 (titik) dibaca "ten". 「へん」 (aneh) dibaca "hen", 「わん」 (teluk) dibaca "wan", dan seterusnya.
  11. Huruf 「ん」 akan disuarakan "m" pada kata-kata tertentu, misalnya 「しんまい」 (pemula) yang dibaca "shimmai". 「ん」 juga dibaca "ng" pada kata-kata tertentu, misalnya 「まんかい」 (mekar penuh) yang dibaca "mangkai". Sebetulnya ada aturan perubahan suaranya, namun cara terbaik untuk menguasainya adalah dengan banyak mendengar bahasa Jepang. Kalau telinga kamu sudah terbiasa, nantinya kamu akan paham aturan tersebut di bawah sadar dan bisa melafalkan 「ん」 dengan benar secara otomatis.
  12. Sekali lagi, kamu harus menuliskan guratan-guratannya dengan urutan dan arah yang benar! Kunjungi situs ini untuk mempelajarinya.

Suara-suara modifikasi

Setelah menghafal semua huruf hiragana pada tabel di atas, kamu hampir selesai mempelajari alfabetnya tetapi belum semua suaranya. Ada lima suara konsonan lain yang didapat dengan menambahkan dua garis kecil yang mirip tanda kutip 「゛」 yaitu dakuten (濁点) atau lingkaran kecil 「゜」 yang disebut handakuten (半濁点). Kalau kamu mencoba melafalkannya, kamu akan sadar bahwa suara-suara modifikasi tersebut dibunyikan dengan gerakan lidah yang mirip dengan suara aslinya. Sebagai contoh, coba bandingkan gerakan lidahmu saat mengucapkan 「た」 (ta) dan suara modifikasinya 「だ」 (da). Secara teknis, suara-suara modifikasi ini dinamakan "suara yang dibunyikan" (voiced) yang di bahasa Jepang adalah 濁り (nigori, berlumpur). Secara umum, perubahan suara yang mungkin adalah k→g, s→z, t→d, h→b, dan h→p. Seperti pada tabel sebelumnya, ada juga beberapa perkecualian. Semua konsonan berlumpur tersebut ada di tabel berikut:

Suara konsonan berlumpur
p b d z g 
a

(ji)

(ji)
i

(dzu)
u
e
o
Beberapa contoh kata yang bisa dibentuk dengan huruf-huruf baru tersebut adalah ばか (bodoh), おどる (menari), dan いご (suatu permainan papan yang populer di Jepang).
Catatan
  1. Kunjungi situs ini untuk mendengar suara-suara baru tersebut. Suara-suaranya ada di akhir bagian 2.2, 2.3, 2.4, dan 2.6.
  2. Perhatikan bahwa bunyi 「ぢ」 pada dasarnya sama dengan 「じ」 yaitu "ji", dan 「づ」 diucapkan seperti "dzu".
  3. Suara "ji" pada kebanyakan kata umumnya dituliskan dengan 「じ」. Contohnya adalah 「かんじ」 (huruf China). Contoh kata yang menggunakan 「ぢ」 adalah 「ちぢれげ」 (rambut keriting).

「や」、「ゆ」、dan 「よ」 kecil

Kamu juga bisa menggabungkan suatu konsonan dengan suara "ya", "yu", "yo" dengan cara menempelkan 「や」、「ゆ」、atau 「よ」 kecil di belakang huruf-huruf dengan vokal "i". Sebagai contoh, 「きや」 dibaca "kiya" sedangkan 「きゃ」 dibaca "kya". Jadi sebetulnya suaranya sama dengan membaca cepat gabungan versi huruf besarnya.
Semua kombinasi や、ゆ、dan よ kecil yang mungkin
p b j g r m h n c s k  
ぴゃ びゃ じゃ
(ja)
ぎゃ りゃ みゃ ひゃ にゃ ちゃ
(cha)
しゃ
(sha)
きゃ ya
ぴゅ びゅ じゅ
(ju)
ぎゅ りゅ みゅ ひゅ にゅ ちゅ
(chu)
しゅ
(shu)
きゅ yu
ぴょ びょ じょ
(jo)
ぎょ りょ みょ ひょ にょ ちょ
(cho)
しょ
(sho)
きょ yo
Beberapa contoh kata yang bisa dituliskan adalah かしゅ (penyanyi), じゅばく (sihir), dan きょねん (tahun lalu).
Catatan
  1. Seperti tabel sebelumnya, pasangkan konsonan di atas dengan vokal di kanan. Sebagai contoh, 「きゃ」 dibaca "kya".
  2. Beberapa gabungan memiliki alternatif pengejaan dalam huruf latin. Sebagai contoh, ada juga yang menuliskan 「じゃ」 sebagai "jya". Di tabel diberikan penulisan yang paling umum.
  3. Kunjungi situs ini untuk mendengar pengucapan suara-suara yang baru ini. Penulisnya memilih untuk menyertakan 「ぢゃ」、「ぢゅ」、dan 「ぢょ」 tapi kombinasi-kombinasi tersebut sebetulnya tidak pernah dipakai karena ada 「じゃ」、「じゅ」、dan 「じょ」.
  4. Suara 「しゃ」、「しゅ」、dan 「しょ」 terdengar seperti "sya" (syair), "syu" (syukuran), dan "syo" (bahasa Inggris show).
  5. Suara 「ちゃ」、「ちゅ」、dan 「ちょ」 terdengar seperti "ca" (cacing), "cu" (culik), dan "co" (coret).

「つ」 kecil

「つ」 kecil diselipkan di antara dua huruf untuk membawa suara konsonan huruf kedua ke akhir dari huruf pertama. Sebagai contoh, kalau kamu memasukkan 「つ」 kecil di antara 「き」 dan 「と」 untuk membuat 「きっと」 (pasti), maka suara konsonan "t" dibawa ke akhir dari huruf pertama sehingga menjadi "kitto". Contoh lainnya adalah 「かっぱ」 (sejenis monster) yang dibaca "kappa" dan 「ぎゅっと」 (dengan erat) yang dibaca "gyutto". Saya telah membuat berkas mp3 yang menggambarkan beda pelafalan antara 「もと」 dengan 「もっと」. Kalau kamu bertanya-tanya, ya, keduanya adalah kata nyata dan ya, keduanya memiliki arti sendiri-sendiri. Untuk menggandakan konsonan "n", yang digunakan adalah 「ん」. Sebagai contoh, penulisan "onna" (perempuan) adalah 「おんな」, BUKAN 「おっな」.
Catatan
  1. 「つ」 kecil dipakai untuk membawa suara konsonan dari huruf kedua ke akhir huruf pertama. Contohnya, 「なっち」 dibaca "nacchi".
  2. Unduh berkas mp3 ini untuk mendengar beda antara 「もと」 (sumber) dengan 「もっと」 (lebih).
  3. 「ん」 digunakan untuk menggandakan konsonan "n". Contohnya adalah 「だんな」 (suami).
  4. Suara konsonan ganda ini terdengar seperti suara terpotong. Ingatlah untuk memotong dengan konsonan yang benar, yaitu konsonan huruf kedua.

Suara vokal panjang

Kamu hampir selesai! Di bagian ini, kita akan membahas suara vokal panjang yang sebetulnya hanyalah memperpanjang lama pengucapan suara vokal. Kamu bisa memperpanjang suara vokal suatu huruf dengan 「あ」、「い」、atau 「う」, tergantung huruf yang ingin diperpanjang. Panduannya adalah tabel berikut:
Memperpanjang suara vokal
Suara vokalPembuat panjang
"a"
"i"/"e"
"u"/"o"
Sebagai contoh, kalau kamu ingin memperpanjang suara "a" dari 「か」, maka kamu tinggal menambah 「あ」 sehingga hasilnya 「かあ」. Contoh lainnya adalah 「き」→「きい」, 「く」→「くう」, 「け」→「けい」, 「こ」→「こう」, dan 「さ」→「さあ」. Penalarannya cukup mudah. Coba ucapkan 「か」 dan 「あ」 secara terpisah. Lalu ucapkan mereka secara berurutan secepat mungkin. Kamu akan sadar bahwa kedengarannya persis seperti kamu mengucapkan "ka" untuk jangka waktu yang lebih panjang. Kamu bisa mencoba latihan ini dengan suara vokal lainnya. Ingatlah bahwa kamu sebetulnya mengucapkan dua huruf tapi dengan batas yang samar. Bahkan, kamu mungkin tidak perlu berpikir keras tentang vokal panjang dan cukup mengucapkan dua hurufnya dengan cepat untuk mendapatkan suara yang benar.
Sebagai tambahan, walaupun suara vokal "e" yang diikuti 「い」 umumnya dianggap sebagai suara vokal panjang, pengucapannya sebetulnya adalah suara "e" yang tersambung secara mulus dengan "i". Sebagai contoh, pengucapan 「せい」 pada 「せんせい」 (guru) mirip dengan bahasa Inggris "say" yang diucapkan dengan panjang.
Menahan suara vokalnya cukup lama adalah hal yang sangat penting, sebab salah-salah kamu bisa mengucapkan "sini" (ここ) padahal yang kamu maksud adalah "SMU" (こうこう). Atau kamu bisa membuat "nenek" (おばあさん) tertukar dengan "bibi" (おばさん).
Ada beberapa kasus di mana suara "e" diperpanjang dengan menambahkan 「え」 dan suara "o" diperpanjang dengan 「お」. Beberapa contohnya adalah 「おねえさん」 (kakak perempuan), 「おおい」 (banyak), dan 「おおきい」 (besar). Perhatikan perkecualian-perkecualian tersebut, tapi tidak usah terlalu khawatir karena jumlahnya tidak terlalu banyak.

Senin, 28 November 2011

Cara mempercepat download di warnet


Bagi anda yang sering mengakses internet lewat warnet pasti pernah merasa kesal saat akan mendownload file seperti video atau software.Ini disebabkan karena pemakai/pengguna warnet yang banyak maka bandwithnya akan saling tarik menarik.karena biasanya komputer diwarnet di setting untuk saling berbagi/sharing.ada cara untuk mengakali hal tersebut..

1.cek di komputer warnet apakah tersedia software seperti download manager atau software pihak ketiga yang di khususkan untuk mendownload program.Jika tidak tersedia,terpaksa anda menginstall sendiri softwarenya di komputer warnet(gunakan trik trik memohon kepada operator warnet)

2.jika sudah terinstall buka software tersebut.lalu masukkan URL software yang ingin anda download.

3.maksimalkan mirror saat anda mendownload..cari di pengaturan software masing masing
(kamu bisa isi sampe 30 kalo memang mau cepat) tapi awas hati hati jangan sampe ketahuan sama operatornya..sebab jika kamu menaikkan nilai mirror semakin tinggi maka menyebabkan komputer lain akan menjadi lambat.
cara kerja mirror ini sama seperti pintu keluar masuk.karena di warnet menggunakan sistem sharing maka mau tidak mau kamu akan saling tarik menarik saluran internet.nah jika kamu gunain mirror dengan nilai tinggi maka..semua saluran akan tertarik semua kekomputer kamu jadi menyebabkan komputer lain jadi lack/lambat.



cara 2 :






Bila main di warnet, coba terapin cara ini. Kondisinya ya ada yg bisa dan ada yang nggak. Tp jangan kecewa ama gw kalo ga berhasil ye!! Mungkin udah di lock ma IT nya!
Ini gak pantas disebut tutor, hanya cara kecil2an. Mungkin bs dipraktekkan bagi yang usil pas main diwarnet (maunya kencang sendiri!) dan networking di OS tidak dikunci sama admin
1. Buka icon network di taskbar (deket jam yang nyala2 itu,)
2. Klik kanan Status, di General pilih Properties, lanjut pilih TCP/IP .
3. kalo aja disitu IP nya yg paling atas 192.168.0.22 , misalnya kita berada dikomputer 22 (biasanya warnet ngasih nomor IP berdasar PC biar ga bingung)
4. silahkan ganti aja 22 itu jadi nomor acak, yang paling 100 keatas 120 kek atau 122, ingat ip juga ada batasan sampe 255 dan tidak mungkin warnet sampe 255 komputer. Jangan sampe bentrok dengan Komputer lain ya. Kalo udah ganti klik ok dan close.
5. Silahkan browsing dan download sampe puas, komputer tetanggamu mungkin akan menggerutu karena tiba2 lambat, atau bs juga si OP kena musibah lambat jg. kalau main game, wah ga ada lagnya karena semua abis disedot kamu.
6. kalau mau off, balikin ke IP semula, soalnya kalau ip nya ga cocok pas close billing gak bisa!! (kadang)
cara ini berfungsi baik kalo :
1. Tiap IP sudah dibatasi koneksinya oleh router software
2. Tidak dikunci oleh IT pada bagian properties tadi
Tidak direkomendasikan :
1. Buat OP warnet!! kasian User!!
Tag:cara mempercepat download di warnet, MEMPERCEPAT DOWNLOAD di warnet, cara mempercepat koneksi internet di warnet, mempercepat download warnet, percepat download di warnet, Trik mempercepat download di warnet, mempercepat koneksi internet di warnet.

by: Megi darma putra

Sabtu, 26 November 2011

9 Cara Menyontek yang Paling Sering Digunakan


“Memory External”
Cara ini adalah yang paling sering dilakukan & sangat efektif. Menggunakan kertas kecil, sehingga memudahkan saat misi mencontek dilakukan. Cara ini memiliki resiko yg tidak terlalu besar. Mengapa? Kerena dengan ukuran kertas yg kecil, pergerakan saat mencontek tidaklah terlalu membuat guru curiga & juga cukup mudah menghilangkan barang bukti jika guru curiga. Jika guru mulai mencurigai kita, kita bisa langsung meremas” kertas tersebut & membuangnya jauh” atau bisa kita sembunyikan di sepatu/kaos kaki. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat & hati”. Cara ini tidak disarankan untuk yang duduk di depan karena sangat beresiko tinggi.

“Hardisk”
Cara ini sangatlah beresiko tinggi. Tingkat kegagalannya juga besar. Cara ini hanya dipakai oleh pelajar yg malas (malas belajar maupun malas bikin contekan ) & mempunyai nyali tinggi. Cara ini sangat beresiko & mempunyai tingkat kesulitan yg tinggi karena butuh meja berkolong, harus membolak-balik halaman, menimbulkan suara & pergerakan yg mencurigakan. Jika ketahuan gurupun sangatlah sulit menghilangkan jejak & urusannya bisa panjang. Lagi-lagi cara ini sangat tidak disarankan bagi yg duduk depan.

“Sharing & Security”
Nah cara ini juga termasuk yang paling sering dilakukan di kelas ane. Dalam cara ini ada 2 tokoh yaitu server & client. Kelas bagaikan sebuah jaringan komputer. Server haruslah orang yg pintar dalam suatu mata pelajaran. Server bertugas membagi jawaban yg ia tahu kepada para client. Di dalam kelas haruslah terdapat banyak server untuk berbagai pelajaran. Karena jika hanya mengandalkan 1 server, daya jangkaunya sangat sempit. Cara penyebaran jawaban bisa melalui sobekkan kertas, finger code (jika soal pilihan ganda), ataupun peer 2 peer (melalui percakapan tanpa suara) Cara ini tidak akan berjalan baik jika ada murid yg pelit/tukang ngibul. Cara ini butuh waktu yg cukup lama karena butuh waktu yg cukup lama karena harus melewati beberapa tahapan yaitu, proses “upload” jawaban oleh server, “download” jawaban oleh client, & proses penyebaran jawabannya. Cara ini dapat diaplikasikan untuk yang duduk depan. Resiko ketahuannya tergantung pada kekompakkan & kekreatifan dlm menyebarkan & menerima jawaban.
“Mbah Google”
Cara ini bermodalkan hp & pulsa. Sebenarnya cara ini sama dengan cara no 3, bedanya cuma teknologi yg dipake lebih canggih & modern. Tapi resiko kegagalannya lumayan besar. Apalagi klo ketahuan & diambil guru tuh hp bisa” pindah kepemilikan & urusannya bisa lebih panjang dari no. 3.
“Spy Shot”
Cara ini digunakan jika teman sebangku anda pelit. Anda harus mempunyai mata yg tajam & memanfaatkan waktu secepat mungkin utk melakukannya. Cara ini kurang efektif karena biasanya orang yg pelit berusaha semaksimal mungkin utk menyembunyikan jawabannya. Dia juga punya trik” yg membuat anda tidak dpt melihat/meniru jawabannya.
“Poto Kupi”
Cara ini banyak digunakan oleh para pelajar yg malas membuat contekan. Biasanya mereka mem poto kupi buku cetak / catatan. Biasanya buku/catetan difotocopy perkecil 30-40 kali.
“Hi-Tek”
Sekarang sudah jamannya teknologi. Semua sudah terkomputerisasi. Begitupun dengan mencontek. Sebenarnya cara ini sama dengan cara no. 4, bedanya hanya cara ini tdk membutuhkan pulsa. Jaman sekarang mencontek dapat menggunakan alat” canggih seperti hp ataupun jam tangan, dll. Untuk soal matematika & eksak bisa menggunakan kaluklator hp. Untuk soal b. ing/bhs asing lainnya bisa menggunakan kamus di hp. Untuk soal hafalan bisa menggunakan notes di hp. Bahkan temen ane ada yg punya jam tangan yg bisa masukin contekan.
“Cari Inspirasi di WC”
Cara ini cara yg cukup ampuh jika kita sudah mentok & gak punya contekan. Biasanya anda harus bekerjasama menaruh buku/catetak/contekan lainnya di WC (tentunya di tempat yg tersembunyi). Jika anda bener” sudah mentok barulah anda pergi ke WC utk melihatnya. Jangan beramai-ramai pergi ke WC karena akan membuat guru curiga. Tapi cara ini sudah banyak diketahui oleh guru, jd sebaiknya berhati” lah!
“Ngebatik”
Ngebatik adalah cara mencontek dengan media tangan ataupun meja. Cara ini adalah cara kuno namun cenderung efektif & cukup aman. Cara ini bisa digunakan bagi yg duduk depan, namun harus berhati” & waspada!

Silahkan pilih yang mana......
By : Megi gafter

Jumat, 25 November 2011

puisi

Aku Ingin Kau Mengerti

Wahai kekasihku..
Kau buat hari-hariku tak berarti tanpamu..
Kau ciptakan stiap senyum dalam langkah-langkahku..
Kau temaniku disaat aku terjebak dalam sepi yang mencekam..
Kau hapus airmata yang menetes dipipiku..
Kau basuh keringatku disaat aku mulai letih dengan hidup ini..
Kau ulurkan tanganmu disaat aku mulai terpuruk dalam kejamnya dunia..
Kau peluk tubuhku saat aku mulai rapuh dan tak berdaya..
Kau tuntun aku disaat aku mulai bimbang dengan jalan hidup ini..
Kau jaga aku disaat aku mulai merasa ketakutan..
Kau berikan senyuman terindahmu saat aku sudah tak sanggup lagi untuk tersenyum..
Kau mampu memperlihatkan padaku pahit & manisnya hidup ini..
Sayang..
Aku ingin kau mengerti..
Aku ingin kau tau..
Betapa pentingnya arti hadirmu untukku..
Meskipun kau tak sehebat mereka..
Meskipun aku tak sebahagia mereka..
Tapi aku menyayangimu dengan sgala kurang & lebihmu..
Karena aku tau itulah caramu mencintaiku & aku yakin semuanya akan indah pada waktunya..
By : Megi gafter

Jumat, 18 November 2011

YANG PENTING HAPPY

T-FOUREST SAAT OMOSIROI

Ini adalh foto-kami saat happy. betul-betul happy.

1.wawan,Rinal,Bob,Dayat and Ical

2.boy band t-fourest

3.Makan bareng

4.happy lo liak

5.Bos Senyum

6.Manga lah ko

7.keren

8.t-fourest 2010

9.Kenangan terindah
10. bob and ical di Kebun t-fourest

11. Mintak sedekah

12. Woe silau (dayat)

13.Bob and Geno

14.t-fourest 2

go to kandi

 PERGI JALAN-JALAN

Ini adalah foto-foto kami saat pergi refresing ke kandi.kami seharian putar-pitar saja, bahkan sesampainya di kandi kami cuma foto-foto, truss perut udah lapar, jadi kami memutuskan untuk pergi makan saja.
oea, waktu kami pergi kekandi, banyak hal-hal yang terjadi salah satunya kecelakaan. waktu itu ada motornya yang rusak. motor terparah yaitu motornya dzariat irwan( ai). bahkan saat foto-foto ini citta (selvita) ingat kalau hpnya jatuh saat kecelakaan itu. untung papa bob (jefri filaem efendi) dan dedek (geneo yoneka) berhasil menemukan hp citta kembali.
hari itu adalah hari yang tak kan terlupakan.
1.t-fourest
 2.bos berkaca

3.pada narsis
 4. ini ngapain lagi
 5.uly ngamek


by : t-fourest.

MASYARAKAT MADANI

MASYARAKAT MADANI
MEGI DARMA PUTRA

PENGANTAR
Ketika mahasiswa memberikan judul orasi ilmiah: “Aktualisasi Profesionalisme Community Workers Dalam Mewujudkan Masyarakat Madani Yang Berkeadilan”. Ada dua kata yang langsung masuk ke pusat kesadaran saya: yakni mengenai kata community workers dan kedua mengenai kata masyarakat madani yang berkeadilan. Mengapa istilah community workers tidak dicarikan padanannya dalam bahasa Indonesia? Mengapa istilah masyarakat madani harus disertai dengan kata “yang berkeadilan”? 
Saya mencoba memahami. Soal community workers, saya yakin, mahasiswa bukannya tidak mengetahui terjemahan community workers yang secara harafiah bisa di-Indonesiakan menjadi para pekerja (sosial) masyarakat. Namun saya juga tahu bahwa istilah pekerja sosial masyarakat telah mengalami erosi dan degradasi makna. Saya yakin mahasiswa keberatan dengan istilah itu karena pekerja sosial masyarakat bisa menunjuk pada para pekerja sosial volunteer sebagai kontraposisi dari pekerja sosial profesional.
Lantas bagaimana soal masyarakat madani yang berkeadilan? Apakah jika istilah “masyarakat madani” tanpa tambahan kata sifat “yang berkeadilan” memiliki arti yang berbeda atau setidaknya tidak sesuai dengan arti “masyarakat madani” yang sejati? Untuk soal ini saya mencoba menerka-nerka. Mungkin mahasiswa tahu bahwa ternyata makna masyarakat madani bisa merosot menjadi sebuah makna masyarakat lain yang tidak sejalan dengan visi dan misi civil society. Atau mungkin mahasiswa ingin menunjukkan sebuah makna baru dari istilah masyarakat madani?
Yang ingin saya tunjukkan dari paparan di atas adalah bahwa memang masih banyak tantangan-tantangan yang dihadapi oleh pekerja sosial, khususnya community workers, dalam mengaktualisasikan jati dirinya. Apalagi tantangan-tantangan dalam kaitannya dengan tujuan profesionalismenya, yakni mewujudkan masyarakat madani. Tantangan-tantangan tersebut masih belum beranjak dari persoalan epistemologi. Dengan sedikit modifikasi pada judulnya, sebagian besar dari makalah ini ingin mencoba menyingkap tirai itu. Kemudian akan mencoba mengusulkan sebuah pandangan baru, yang oleh Anthony Gidden disebut sebagai “Jalan Ketiga”.
DUA PARADIGMA
Untuk memahami akar pengertian masyarakat madani ada baiknya, kita tengok secara sepintas dua paradigma besar yang menjadi dasar perdebatan mengenai masyarakat madani, yaitu Demokrasi Sosial Klasik dan Neoliberalisme (lihat Giddens, 2000: 8-17).
1. Demokrasi Sosial Klasik.
Demokrasi Sosial Klasik atau Demokrasi Sosial Gaya Lama memandang pasar bebas sebagai sesuatu yang menghasilkan banyak dampak negatif. Faham ini percaya bahwa semua ini dapat diatasi lewat intervensi negara terhadap pasar. Negara memiliki kewajiban untuk menyediakan segala yang tidak bisa diberikan oleh pasar. Intervensi pemerintah dalam perekonomian dan sektor-sektor kemasyarakatan adalah mutlak diperlukan. Kekuatan publik dalam masyarakat demokratis adalah representasi dari kehendak kolektif. Secara ringkas, Giddens (2000:8) memberikan ciri-ciri Demokrasi Sosial Klasik:
  • Keterlibatan negara yang cukup luas dalam kehidupan ekonomi dan sosial.
  • Negara mendominasi masyarakat madani
  • Kolektivisme.
  • Manajemen permintaan Keynesian dan korporatisme.
  • Peran pasar yang dibatasi: ekonomi sosial atau campuran.
  • Pemberdayaan sumber daya manusia secara maksimal.
  • Egalitarianisme yang kuat.
  • Negara kesejahteraan (welfare state) yang komprehensif: melindungi warga negara “sejak lahir sampai mati”.
  • Modernisasi linear.
  • Kesadaran ekologis yang rendah.
  • Internasionalisme.
  • Termasuk dalam dunia dwikutub (bipolar).
2. Neoliberalisme
Neoliberalisme dikenal juga dengan Thatcherisme (Margaret Thatcher adalah mantan PM Inggris yang sangat setia mengikuti faham neoliberalisme semasa berkuasa). Apabila Demokrasi Sosial Klasik cenderung pro pemerintah, maka ciri utama Neoliberalisme adalah memusuhi pemerintah. Edmund Burke, pelopor konsevatisme di Inggris, menyatakan dengan jelas ketidaksukaannya kepada negara. Jika perluasan perannya terlalu jauh dapat mematikan kebebasan dan kemandirian. Pemerintahan Reagan dan Thatcher mendasarkan diri pada gagasan ini dan menganut skeptisisme liberal klasik mengenai peran negara. Intinya peran negara tidak dibenarkan secara ekonomis dan harus digantikan oleh superior pasar. Menuut Giddens (2000:9):Ciri-ciri Neoliberalisme adalah: 
  • Pemerintah minimal.
  • Msyarakat madani yang otonom
  • Fundamentalisme pasar.
  • Otoritarianisme moral dan individualisme ekonomi yang kuat.
  • Kemudahan pasar tenaga kerja.
  • Penerimaan ketidaksamaan.
  • Nasionalisme tradisional.
  • Negara kesejahteraan sebagai jaring pengaman
  • Modernisasi linear.
  • Kesadaran ekologis yang rendah.
  • Teori realis tentang tatanan internasional.
  • Termasuk dalam dunia dwikutub.
  
MASYARAKAT MADANI
Masyarakat madani merupakan konsep yang berwayuh wajah: memiliki banyak arti atau sering diartikan dengan makna yang beda-beda. Bila merujuk kepada Bahasa Inggris, ia berasal dari kata civil society atau masyarakat sipil, sebuah kontraposisi dari masyarakat militer. Menurut Blakeley dan Suggate (1997), masyarakat madani sering digunakan untuk menjelaskan “the sphere of voluntary activity which takes place outside of government and the market.” Merujuk pada Bahmueller (1997), ada beberapa karakteristik masyarakat madani, diantaranya:
1.      Terintegrasinya individu-individu dan kelompok-kelompok ekslusif kedalam masyarakat  melalui kontrak sosial dan aliansi sosial.
2.      Menyebarnya kekuasaan sehingga kepentingan-kepentingan yang mendominasi dalam masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan-kekuatan alternatif.
3.      Dilengkapinya program-program pembangunan yang didominasi oleh negara dengan program-program pembangunan yang berbasis masyarakat.
4.      Terjembataninya kepentingan-kepentingan individu dan negara karena keanggotaan organisasi-organisasi volunter mampu memberikan masukan-masukan terhadap keputusan-keputusan pemerintah.
5.      Tumbuhkembangnya kreatifitas yang pada mulanya terhambat oleh rejim-rejim totaliter.
6.      Meluasnya kesetiaan (loyalty) dan kepercayaan (trust) sehingga individu-individu  mengakui keterkaitannya dengan orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri.
7.      Adanya pembebasan masyarakat melalui kegiatan lembaga-lembaga sosial dengan berbagai ragam perspektif.
Dari beberapa ciri tersebut, kiranya dapat dikatakan bahwa masyarakat madani adalah sebuah masyarakat demokratis dimana para anggotanya menyadari akan hak-hak dan kewajibannya dalam menyuarakan pendapat dan mewujudkan kepentingan-kepentingannya; dimana pemerintahannya memberikan peluang yang seluas-luasnya bagi kreatifitas warga negara untuk mewujudkan program-program pembangunan di wilayahnya. Namun demikian, masyarakat madani bukanlah masyarakat yang sekali jadi, yang hampa udara, taken for granted. Masyarakat madani adalah onsep yang cair yang dibentuk dari poses sejarah yang panjang dan perjuangan yang terus menerus. Bila kita kaji, masyarakat di negara-negara maju yang sudah dapat dikatakan sebagai masyarakat madani, maka ada beberapa prasyarat yang harus dipenuhi untuk menjadi masyarakat madani, yakni adanya democratic governance (pemerinthana demokratis yang dipilih dan berkuasa secara demokratis dan democratic civilian (masyarakat sipil yang sanggup menjunjung nilai-nilai civil security; civil responsibility dan civil resilience). Apabila diurai, dua kriteria tersebut menjadi tujuah prasyarat masyarakat madani sbb:
1.   Terpenuhinya kebutuhan dasar individu, keluarga, dan kelompok dalam masyarakat.
2.   Berkembangnya modal manusia (human capital) dan modal sosial (socail capital) yang kondusif bagi terbentuknya kemampuan melaksanakan tugas-tugas kehidupan dan terjalinya kepercayaan dan relasi sosial antar kelompok. 
3.   Tidak adanya diskriminasi dalam berbagai bidang pembangunan; dengan kata lain  terbukanya akses terhadap berbagai pelayanan sosial.
4.   Adanya hak, kemampuan dan kesempatan bagi masyarakat dan lembaga-lembaga  swadayauntuk terlibat dalam berbagai forum dimana isu-isu kepentingan bersama dan  kebijakan publik dapat dikembangkan.
5.   Adanya kohesifitas antar kelompok dalam masyarakat serta tumbuhnya sikap saling  menghargai perbedaan antar budaya dan kepercayaan.
6.   Terselenggaranya sistem pemerintahan yang memungkinkan lembaga-lembaga ekonomi,  hukum, dan sosial berjalan secara produktif dan berkeadilan sosial.
7.   Adanya jaminan, kepastian dan kepercayaan antara jaringan-jaringan kemasyarakatan  yang memungkinkan terjalinnya hubungan dan komunikasi antar mereka secara teratur, terbuka dan terpercaya.
Tanpa prasyarat tesebut maka masyarakat madani hanya akan berhenti pada jargon. Masyarakat madani akan terjerumus pada masyarakat “sipilisme” yang sempit yang tidak ubahnya dengan faham militerisme yang anti demokrasi dan sering melanggar hak azasi manusia. Dengan kata lain, ada beberapa rambu-rambu yang perlu diwaspadai dalam proses mewujudkan masyarakat madani (lihat DuBois dan Milley, 1992). Rambu-rambu tersebut dapat menjadi jebakan yang menggiring masyarakat menjadi sebuah entitas yang bertolak belakang dengan semangat negara-bangsa:
1.   Sentralisme versus lokalisme. Masyarakat pada mulanya ingin mengganti prototipe pemerintahan yang sentralisme dengan desentralisme. Namun yang terjadi kemudian malah terjebak ke dalam faham lokalisme yang mengagungkan mitos-mitos kedaerahan tanpa memperhatikan prinsip nasionalisme, meritokrasi dan keadilan sosial. 
2.   Pluralisme versus rasisme. Pluralisme menunjuk pada saling penghormatan antara berbagai kelompok dalam masyarakat dan penghormatan kaum mayoritas terhadap minoritas dan sebaliknya, yang memungkinkan mereka mengekspresikan kebudayaan mereka tanpa prasangka dan permusuhan. Ketimbang berupaya untuk mengeliminasi karakter etnis, pluralisme budaya berjuang untuk memelihara integritas budaya. Pluralisme menghindari penyeragaman. Karena, seperti kata Kleden (2000:5), “…penyeragaman adalah kekerasan terhadap perbedaan, pemerkosaan terhadap bakat dan terhadap potensi manusia.” 
      Sebaliknya, rasisme merupakan sebuah ideologi yang membenarkan dominasi satu kelompok ras tertentu terhadap kelompok lainnya. Rasisme sering diberi legitimasi oleh suatu klaim bahwa suatu ras minoritas secara genetik dan budaya lebih inferior dari ras yang dominan. Diskriminasi ras memiliki tiga tingkatan: individual, organisasional, dan struktural. Pada tingkat individu, diskriminasi ras berwujud sikap dan perilaku prasangka. Pada tingkat organisasi, diskriminasi ras terlihat manakala kebijakan, aturan dan perundang-undangan hanya menguntungkan kelompok tertentu saja. Secara struktural, diskriminasi ras dapat dilacak manakala satu lembaga sosial memberikan pembatasan-pembatasan dan larangan-larangan terhadap lembaga lainnya.
3. Elitisme dan communalisme. Elitisme merujuk pada pemujaan yang berlebihan terhadap strata atau kelas sosial berdasarkan kekayaan, kekuasaan dan prestise. Seseorang atau sekelompok orang yang memiliki kelas sosial tinggi kemudian dianggap berhak menentukan potensi-potensi orang lain dalam menjangkau sumber-sumber atau mencapai kesempatan-kesempatan yang ada dalam masyarakat.
Sementara itu komunalisme adalah perasaan superioritas yang berlebihan terhadap kelompoknya sendiri dan memandang kelompok lain sebagai lawan yang harus diwaspadai dan kalau perlu dibinasakan.
AGENDA JALAN KETIGA
Bagaimana mewujudkan masyarakat madani yang berkeadilan. Agenda Jalan Ketiga dapat dijadikan pedoman oleh para community workers dalam menjalankan tugas-tugas profesionalnya di masyarakat. Dalam garis besar agenda itu mencakup dua hal, yaitu: Politik Jalan Ketiga dan Program Jalan Ketiga (Giddens, 2000: 76-80):
Politik Jalan Ketiga:
  • Persamaan
  • Perlindungan atas mereka yang lemah.
  • Kebebasan sebagai otonomi.
  • Tak ada hak tanpa tanggungjawab.
  • Tak ada otoritas tanpa demokrasi.
  • Pluralisme kosmopolitan.
  • Konservatisme filosofis.
  • Program Jalan Ketiga:
  • Negara demokratis baru (negara tanpa musuh).
  • Masyarakat madani yang aktif.
  • Keluarga demokratis.
  • Ekonomi campuran baru.
  • Kesamaan sebagai inklusi.
  • Kesejahteraan positif.
  • Negara berinvestasi sosial (social investemnt state).
  • Bangsa kosmopolitan.
  • Demokrasi kosmopolitan
  • Startegi untuk menjalankan Agenda Jalan Ketiga meliputi empat hal (lihat Blakeley dan Suggate, 1997):
1. Membangun masyarakat dalam membantu pencapaian tujuan-tujuan pemerintah. Peningkatan investasi-investasi sosial dan pendistribusian pelayanan-pelayanan sosial dasar yang lebih luas dan adil.
2. Membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Strategi ini meliputi desentralisasi pembuatan keputusan dan peningkatan program-program pengembangan masyarakat yang dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam merealisasikan kepentingan-kepentingannya. 
3. Peningkatan masyarakat dan perlindungan hak azasi manusia, kebebasan berorganisasi dan menyatakan pendapat, penetapan struktur-struktur hukum bagi lembaga-lembaga swadaya masyarakat.
4. Peningkatan partisipasi masyarakat. Strategi ini ditujukan untuk memberikan kesempatan pada masyarakat agar dapat memberikan masukan bagi perumusan kebijakan dan praktek-praktek pemerintahan yang menjamin konsultasi dan pengakuan hakiki terhadap fungsi-fungsi organisasi-organisasi lokal