Rabu, 07 Desember 2011

Soal Sosiologi - MOBILITAS SOSIAL





Latihan Soal Sosiologi
MOBILITAS SOSIAL


1.      Nyonya Yanti mengajar di sebuah SMU Negeri, Tresna anak bungsunya mengajar di SMU Swasta. Kasus tersebut merupakan contoh mobilitas sosial.....(02)
  1. horizontal intragenerasi
  2. horizontal antargenerasi
  3. vertikal naik intragenerasi
  4. vertikal naik antargenerasi
  5. vertikal turun antargenerasi
2.      Mobilitas sosial dalam bentuk pergantian pemimpin politik secara demokratis dapat menimbulkan dampak terjadinya konflik sosial antara .....(02)
  1. pemerintah dan masyarakat
  2. partai politik peserta pemilu
  3. partai dan organisasi sosial
  4. tokoh-tokoh masyarakat
  5. pendukung partai pemerintah
3.      Perhatikan pernyataan dibawah ini :
  1. Hamid dulu miskin sekarang kaya
  2. seorang polisi yang sedang menginterogasi pemuda yang terlibat narkoba
  3. seorang guru Bahasa Inggris yang tengah memberikan sanksi kepada siswanya yang nakal
  4. Chaerul warga negara Indonesia pindah menjadi warga negara Malaysia
Diantara pernyataan diatas yang tergolong lepada mobilitas vertical dan mobilitas horizontal ádalah …..(03)
  1. 1 dan 2                                    D. 2 dan 3
  2. 1 dan 3                                    E. 3 dan 4
  3. 1 dan 4
4.      Perhatikan beberapa saluran mobilitas social dibawah ini :
  1. Ikatan Kamar Dagang dan Industri Nasional memeiliki tata kerja yang mantap
  2. gaya hidup selebritis berbeda dengan gaya hidup pejabat
  3. kelulusan siswa SMA yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi
  4. Alih profesi dari seorang karyawan menjadi pedagang
  5. kenaikan pangkat pegawai negeri sipil dan TNI
Diantara kelimanya yang termasuk saluran mobilitas vertikal adalah....(04)
A.     1 dan 2                        D. 4 dan 5
B.     2 dan 4                        E. 5 saja
C.     3 dan 5
5.      Bapak Ferry bekerja sebagai penarik becak. Ia tidak bias membaca dan menulis. Namur, ia telah berhasil mendidik anaknya memperroleh gelar kesarjanaan di bidang ekonomi. Dalam hal ini telah terjadi mobilitas ….(04)
  1. vertical antargenerasi
  2. vertical horizontal
  3. horizontal antargenerasi
  4. horizontal intragenerasi
  5. vertical intragenerasi
6.      Sebagian masyarakat di Banten dan sekitarnya dahulu sumber mata pencahariannya bertani, saat sekarang masyarakatnya mencari kehidupan dari berbagai sektor. Hal ini merupakan contoh konkret ….(05)
  1. Mobilitas vertical naik
  2. Mobilitas vertikal
  3. Mobilitas antarkelas
  4. Mobilitas intragenerasi
  5. Mobilitas antargenerasi
7.      Pengertian mobilitas sosial adalah....(06)
  1. perpindahan posisi seseorang atau kelompok dari strata satu ke strata lainnya
  2. peraturan mengenai kehidupan kelomok sosial
  3. perpindahan dari desa ke desa lainnya
  4. pola perilaku tertentu yang mengatur organisasi
  5. pola-pola tertentu yang mengatur perilaku manusia
8.      Faktor utama yang mendorong kelompok masyarakat miskin untuk melakukan mobilitas sosial yaitu .....
  1. status sosial
  2. keadaan ekonomi
  3. keterbatasan dana
  4. pendidikan rendah
  5. mencari lapangan pekerjaan
9.      Transmigrasi dan urbanisasi merupakan gerak sosial....
  1. antargenerasi
  2. intragenerasi
  3. vertikal
  4. geografis
  5. horisontal
10.  Salah satu faktor yang mendorong terjadinya mobilitas sosial adalah.....
  1. perbedaan ras
  2. perbedaan jenis kelamin
  3. komunikasi yang bebas
  4. urbanisasi
  5. diskriminasi kelas
11.  Perhatikan pernyataan berkut :
  1. perbedaan ras dan agama
  2. kemiskinan
  3. perubahan kondisi sosial
  4. ekspansi teritorial
pernyataan yang merupakan faktor penghambat terjadinya mobilitas sosial adalah pernyataan.....
  1. 1 dan 2                        D. 2 dan 4
  2. 1 dan 3                        E. 3 dan 4
  3. 2 dan 3
12.  Pada masyarakat yang menganut sistem kasta, mobilitas sosial vertikal sangat tidak mungkin terjadi karena kriteria yang digunakan dalam pelapisan sosialnya adalah....
  1. Kekayaan                    D. keturunan
  2. Kehormatan                 E. kekuasaan
  3. keahlian
13.  Perhatikan pernyataan berikut !
  1. konflik antar kelas
  2. perubahan tingkah laku
  3. perubahan standar hidup
  4. penyesuaian kembali
Pernyataan yang merupakan konsekuensi dari mobilitas sosial adalah nomor.....
  1. 1 dan 2                        D. 2 dan 3
  2. 1 dan 3                        E. 3 dan 4
  3. 1 dan 4
14.  Cara mobilitas vertikal naik yang berkaitan dengan semangat kerja adalah....
  1. bekerja keras              
  2. hidup hemat
  3. bergotong royong
  4. pindah tempat tinggal
  5. mengganti nama
15.  Peningkatan kualitas bangsa adalah mobilitas sosial yang dapat dilakukan dengan saluran mobilitas tertentu, yaitu .....
  1. angkatan bersenjata
  2. lembaga keagamaan
  3. organisasi politik
  4. organisasi ekonomi
  5. lembaga pendidikan
16.  Salah satu bentuk utama dari perilaku kolektif yang menunjukan sikap menolak atau menunjang suatu perubahan dalam masyarakat disebut .....
  1. mobilitas sosial
  2. gerakan sosial
  3. peranan sosial
  4. gerak sosial
  5. tindakan sosial
17.  Mobilitas intragenerasi adalah mobilitas yang terjadi pada:
  1. keluarga
  2. kelompok
  3. tingkat pekerjaan
  4. tingkat pendidikan
  5. status
18.  Berikut merupakan saluran mobilitas sosial yang terdapat dalam masyarakat, kecuali .....
  1. pendidikan
  2. politik
  3. ekonomi
  4. pengalaman
  5. perkawinan
19.  Seseorang akan melakukan mobilitas apabila.....
  1. dirasakan harus ada perubahan
  2. terdapat pengawasan yang terlalu ketat
  3. dapat menciptakan suatu kerukunan
  4. memudahkan untuk melakukan interaksi
  5. tinggal di lingkungan masyarakat yang homogen 
20.  Mobilitas sosial pada masyarakat modern cenderung dinamis karena masyarakatnya....
  1. senang berkonflik
  2. menghargai etika kehidupan
  3. cenderung sekuler dan apatis
  4. dituntut memiliki keahlian
  5. cenderung memiliki sikap terbuka terhadap perubahan dan lingkungan sosialnya heterogen
semoga bermamfaat...!
by: megi darma putra


Jumat, 02 Desember 2011

.::HIRAGANA::.

Apa itu hiragana?

Hiragana adalah alfabet fonetis dasar di bahasa Jepang. Seluruh huruf hiragana melambangkan semua suara yang muncul di bahasa Jepang. Jadi, sebetulnya bisa saja bahasa Jepang ditulis hanya dengan hiragana. Namun, karena spasi tidak digunakan di bahasa Jepang, menggunakan hiragana saja akan menghasilkan kalimat yang susah dibaca. Di bawah terdapat tabel hiragana beserta pelafalannya. Cara membaca tabelnya adalah dari atas ke bawah dan dari kanan ke kiri, sama seperti cara membaca banyak buku bahasa Jepang (termasuk komik). Di bahasa Jepang, menulis guratan-guratan dari suatu huruf dengan urutan dan arah yang benar sangatlah penting. Karena tulisan tangan sedikit berbeda dengan tulisan cetak (sebagaimana huruf 'a'), kamu perlu mencari sumber seperti situs atau buku yang mengajarkan cara menulis huruf-huruf tersebut. Perlu juga saya tekankan bahwa kamu harus mempelajari pengucapan yang benar dari huruf-huruf tersebut. Karena semua kata di bahasa Jepang disusun dari suara-suara tersebut, salah mengucapkan suatu huruf akan merusak fondasi terdasar pelafalan kamu.

Tabel Hiragana 1
n w r y m h n t s k   

(n)
a
  ゐ*  
(chi)

(shi)
i
  
(fu)

(tsu)
u
  ゑ*   e
  o
* = usang (tidak dipakai lagi)
Hiragana tidaklah terlalu susah, sehingga ada banyak situs dan program gratis yang mengajarkannya. Saya sangat menyarankan kamu pergi ke situs ini untuk mendengar pelafalan tiap hurufnya. Bagian yang relevan adalah 2.1 sampai 2.11. Saya juga menyarankan kamu merekam suaramu sendiri dan membandingkannya dengan suara yang benar.
Saat berlatih menulis hiragana, jangan lupa bahwa urutan dan arah penulisan guratannya tidak boleh semaunya sendiri. Lihat, saya bahkan membuat tulisannya miring, digarisbawahi, dan ditebali untuk menekankan hal tersebut. Percayalah, kamu akan menemukan bahwa hal tersebut memang penting saat membaca tulisan tangan terburu-buru orang lain yang mirip cakar ayam. Satu-satunya hal yang akan membantumu adalah bahwa setiap orang menulis hiragana dengan urutan guratan yang sama, sehingga "aliran" garis-garisnya konsisten dari satu orang ke orang lain. Saya sangat menyarankan bahwa kamu mempelajari cara menulis yang benar sejak awal untuk menghindari kebiasaan menulis yang salah. Kunjungi situs ini untuk melihat animasi cara menulis tiap huruf.
Beberapa contoh kata yang bisa kamu tulis dengan huruf-huruf pada tabel di atas adalah 「あい」 (cinta), 「うつくしい」 (indah), うたう (bernyanyi), dan 「たかはし」 (salah satu nama keluarga yang umum di Jepang).
※ Sebagai pengetahuan, ada puisi Jepang kuno bernama 「いろは」 yang dulunya dijadikan dasar untuk mengurutkan huruf-huruf hiragana. Puisi itu memuat setiap huruf hiragana kecuali 「ん」 karena mungkin pada waktu itu belum ada. Kamu bisa melihat puisi tersebut di artikel Wikipedia ini. Seperti yang ditulis di artikel tersebut, kadang-kadang urutan "iroha" ini masih dipakai, jadi tidak ada salahnya melihat-lihat.
Catatan
  1. Kunjungi situs ini untuk mendengar pelafalan setiap huruf hiragana. Berkas-berkas suaranya ada mulai dari 2.1 sampai 2.11. Kalau kamu tidak bisa mendapatkan berkas suaranya, ikuti panduan membacanya di bawah.
  2. Kecuali 「し」、「ち」、「つ」、「ふ」dan 「ん」、 kamu bisa tahu bagaimana suatu huruf dibunyikan dengan memasangkan konsonan yang ada di atas tabel dengan vokal yang ada di kanan tabel. Sebagai contoh, 「ま」 (konsonan "m", vokal "a") dibaca "ma" dan 「き」 (konsonan "k", vokal "i") dibaca "ki".
  3. Sebagaimana tertulis di tabel, beberapa suara memiliki perkecualian. Sebagai contoh, 「ち」 dibaca "chi" bukan "ti" dan 「つ」 dibaca "tsu" bukan "tu".
  4. 「し」 dibaca seperti "syi" pada "syirik"
  5. 「ち」 dibaca seperti "ci" pada "cicak"
  6. Suara "r" di Jepang tidak sama dengan suara "r" di bahasa Indonesia. Getarannya lebih halus, dan berada di antara suara "l" dan "r"-nya bahasa Indonesia. Hati-hati dengan pelafalan semua huruf di kolom tersebut.
  7. Vokal "e" di Jepang terdengar seperti suara "e" pada "enak" dan BUKAN seperti pada "elus". Jadi sebagai contoh, へ dibaca seperti "he" pada "heran" dan BUKAN seperti pada "helai".
  8. Camkan baik-baik beda pelafalan antara "tsu" dengan "su".
  9. Suara "t" pada 「つ」 akan menempel pada huruf yang mendahuluinya. Sebagai contoh, 「まつ」 (menunggu) dibaca "mat-su".
  10. Huruf 「ん」 bersifat khusus karena jarang digunakan sendiri dan tidak memiliki suara vokal. Huruf tersebut ditempel di belakang huruf lain untuk membuat suara mati "n". Sebagai contoh, 「て」 dibaca "te" sehingga 「てん」 (titik) dibaca "ten". 「へん」 (aneh) dibaca "hen", 「わん」 (teluk) dibaca "wan", dan seterusnya.
  11. Huruf 「ん」 akan disuarakan "m" pada kata-kata tertentu, misalnya 「しんまい」 (pemula) yang dibaca "shimmai". 「ん」 juga dibaca "ng" pada kata-kata tertentu, misalnya 「まんかい」 (mekar penuh) yang dibaca "mangkai". Sebetulnya ada aturan perubahan suaranya, namun cara terbaik untuk menguasainya adalah dengan banyak mendengar bahasa Jepang. Kalau telinga kamu sudah terbiasa, nantinya kamu akan paham aturan tersebut di bawah sadar dan bisa melafalkan 「ん」 dengan benar secara otomatis.
  12. Sekali lagi, kamu harus menuliskan guratan-guratannya dengan urutan dan arah yang benar! Kunjungi situs ini untuk mempelajarinya.

Suara-suara modifikasi

Setelah menghafal semua huruf hiragana pada tabel di atas, kamu hampir selesai mempelajari alfabetnya tetapi belum semua suaranya. Ada lima suara konsonan lain yang didapat dengan menambahkan dua garis kecil yang mirip tanda kutip 「゛」 yaitu dakuten (濁点) atau lingkaran kecil 「゜」 yang disebut handakuten (半濁点). Kalau kamu mencoba melafalkannya, kamu akan sadar bahwa suara-suara modifikasi tersebut dibunyikan dengan gerakan lidah yang mirip dengan suara aslinya. Sebagai contoh, coba bandingkan gerakan lidahmu saat mengucapkan 「た」 (ta) dan suara modifikasinya 「だ」 (da). Secara teknis, suara-suara modifikasi ini dinamakan "suara yang dibunyikan" (voiced) yang di bahasa Jepang adalah 濁り (nigori, berlumpur). Secara umum, perubahan suara yang mungkin adalah k→g, s→z, t→d, h→b, dan h→p. Seperti pada tabel sebelumnya, ada juga beberapa perkecualian. Semua konsonan berlumpur tersebut ada di tabel berikut:

Suara konsonan berlumpur
p b d z g 
a

(ji)

(ji)
i

(dzu)
u
e
o
Beberapa contoh kata yang bisa dibentuk dengan huruf-huruf baru tersebut adalah ばか (bodoh), おどる (menari), dan いご (suatu permainan papan yang populer di Jepang).
Catatan
  1. Kunjungi situs ini untuk mendengar suara-suara baru tersebut. Suara-suaranya ada di akhir bagian 2.2, 2.3, 2.4, dan 2.6.
  2. Perhatikan bahwa bunyi 「ぢ」 pada dasarnya sama dengan 「じ」 yaitu "ji", dan 「づ」 diucapkan seperti "dzu".
  3. Suara "ji" pada kebanyakan kata umumnya dituliskan dengan 「じ」. Contohnya adalah 「かんじ」 (huruf China). Contoh kata yang menggunakan 「ぢ」 adalah 「ちぢれげ」 (rambut keriting).

「や」、「ゆ」、dan 「よ」 kecil

Kamu juga bisa menggabungkan suatu konsonan dengan suara "ya", "yu", "yo" dengan cara menempelkan 「や」、「ゆ」、atau 「よ」 kecil di belakang huruf-huruf dengan vokal "i". Sebagai contoh, 「きや」 dibaca "kiya" sedangkan 「きゃ」 dibaca "kya". Jadi sebetulnya suaranya sama dengan membaca cepat gabungan versi huruf besarnya.
Semua kombinasi や、ゆ、dan よ kecil yang mungkin
p b j g r m h n c s k  
ぴゃ びゃ じゃ
(ja)
ぎゃ りゃ みゃ ひゃ にゃ ちゃ
(cha)
しゃ
(sha)
きゃ ya
ぴゅ びゅ じゅ
(ju)
ぎゅ りゅ みゅ ひゅ にゅ ちゅ
(chu)
しゅ
(shu)
きゅ yu
ぴょ びょ じょ
(jo)
ぎょ りょ みょ ひょ にょ ちょ
(cho)
しょ
(sho)
きょ yo
Beberapa contoh kata yang bisa dituliskan adalah かしゅ (penyanyi), じゅばく (sihir), dan きょねん (tahun lalu).
Catatan
  1. Seperti tabel sebelumnya, pasangkan konsonan di atas dengan vokal di kanan. Sebagai contoh, 「きゃ」 dibaca "kya".
  2. Beberapa gabungan memiliki alternatif pengejaan dalam huruf latin. Sebagai contoh, ada juga yang menuliskan 「じゃ」 sebagai "jya". Di tabel diberikan penulisan yang paling umum.
  3. Kunjungi situs ini untuk mendengar pengucapan suara-suara yang baru ini. Penulisnya memilih untuk menyertakan 「ぢゃ」、「ぢゅ」、dan 「ぢょ」 tapi kombinasi-kombinasi tersebut sebetulnya tidak pernah dipakai karena ada 「じゃ」、「じゅ」、dan 「じょ」.
  4. Suara 「しゃ」、「しゅ」、dan 「しょ」 terdengar seperti "sya" (syair), "syu" (syukuran), dan "syo" (bahasa Inggris show).
  5. Suara 「ちゃ」、「ちゅ」、dan 「ちょ」 terdengar seperti "ca" (cacing), "cu" (culik), dan "co" (coret).

「つ」 kecil

「つ」 kecil diselipkan di antara dua huruf untuk membawa suara konsonan huruf kedua ke akhir dari huruf pertama. Sebagai contoh, kalau kamu memasukkan 「つ」 kecil di antara 「き」 dan 「と」 untuk membuat 「きっと」 (pasti), maka suara konsonan "t" dibawa ke akhir dari huruf pertama sehingga menjadi "kitto". Contoh lainnya adalah 「かっぱ」 (sejenis monster) yang dibaca "kappa" dan 「ぎゅっと」 (dengan erat) yang dibaca "gyutto". Saya telah membuat berkas mp3 yang menggambarkan beda pelafalan antara 「もと」 dengan 「もっと」. Kalau kamu bertanya-tanya, ya, keduanya adalah kata nyata dan ya, keduanya memiliki arti sendiri-sendiri. Untuk menggandakan konsonan "n", yang digunakan adalah 「ん」. Sebagai contoh, penulisan "onna" (perempuan) adalah 「おんな」, BUKAN 「おっな」.
Catatan
  1. 「つ」 kecil dipakai untuk membawa suara konsonan dari huruf kedua ke akhir huruf pertama. Contohnya, 「なっち」 dibaca "nacchi".
  2. Unduh berkas mp3 ini untuk mendengar beda antara 「もと」 (sumber) dengan 「もっと」 (lebih).
  3. 「ん」 digunakan untuk menggandakan konsonan "n". Contohnya adalah 「だんな」 (suami).
  4. Suara konsonan ganda ini terdengar seperti suara terpotong. Ingatlah untuk memotong dengan konsonan yang benar, yaitu konsonan huruf kedua.

Suara vokal panjang

Kamu hampir selesai! Di bagian ini, kita akan membahas suara vokal panjang yang sebetulnya hanyalah memperpanjang lama pengucapan suara vokal. Kamu bisa memperpanjang suara vokal suatu huruf dengan 「あ」、「い」、atau 「う」, tergantung huruf yang ingin diperpanjang. Panduannya adalah tabel berikut:
Memperpanjang suara vokal
Suara vokalPembuat panjang
"a"
"i"/"e"
"u"/"o"
Sebagai contoh, kalau kamu ingin memperpanjang suara "a" dari 「か」, maka kamu tinggal menambah 「あ」 sehingga hasilnya 「かあ」. Contoh lainnya adalah 「き」→「きい」, 「く」→「くう」, 「け」→「けい」, 「こ」→「こう」, dan 「さ」→「さあ」. Penalarannya cukup mudah. Coba ucapkan 「か」 dan 「あ」 secara terpisah. Lalu ucapkan mereka secara berurutan secepat mungkin. Kamu akan sadar bahwa kedengarannya persis seperti kamu mengucapkan "ka" untuk jangka waktu yang lebih panjang. Kamu bisa mencoba latihan ini dengan suara vokal lainnya. Ingatlah bahwa kamu sebetulnya mengucapkan dua huruf tapi dengan batas yang samar. Bahkan, kamu mungkin tidak perlu berpikir keras tentang vokal panjang dan cukup mengucapkan dua hurufnya dengan cepat untuk mendapatkan suara yang benar.
Sebagai tambahan, walaupun suara vokal "e" yang diikuti 「い」 umumnya dianggap sebagai suara vokal panjang, pengucapannya sebetulnya adalah suara "e" yang tersambung secara mulus dengan "i". Sebagai contoh, pengucapan 「せい」 pada 「せんせい」 (guru) mirip dengan bahasa Inggris "say" yang diucapkan dengan panjang.
Menahan suara vokalnya cukup lama adalah hal yang sangat penting, sebab salah-salah kamu bisa mengucapkan "sini" (ここ) padahal yang kamu maksud adalah "SMU" (こうこう). Atau kamu bisa membuat "nenek" (おばあさん) tertukar dengan "bibi" (おばさん).
Ada beberapa kasus di mana suara "e" diperpanjang dengan menambahkan 「え」 dan suara "o" diperpanjang dengan 「お」. Beberapa contohnya adalah 「おねえさん」 (kakak perempuan), 「おおい」 (banyak), dan 「おおきい」 (besar). Perhatikan perkecualian-perkecualian tersebut, tapi tidak usah terlalu khawatir karena jumlahnya tidak terlalu banyak.